tik tok . . . tik tok . . . tik tok . . .
Ahaaa, saya sudah ingat. Tidak lama kan??? :D
Pertama, dalam mempelajari keduanya ternyata ada yang namanya jenis kelamin sebuah kata alias artikel. Sampai sekarang saya juga bertanya-tanya, mengapa harus ada jenis kelaminnyaaaaaa (karena itu yang membuat saya puyeng selama mempelajarinya, wkwkwkwk). Alright, itu bukan urusan kita mungkin ya, hehehehe. Lanjuuut . . . Artikel itu selalu ada pada kata benda, jadi artikel tidak berlaku untuk kata kerja ataupun kata sifat.
Kalau dalam Deutsch itu ada 3 artikel, yaitu der (maskulin), die (feminin), dan das atau dalam arti lain apa hayooo? bukan bencis lho yaaa hehehehe tapi das itu neutral. Nah, artikel ini akan berubah pola seiring pergantian posisi di mana kata benda itu diletakkan dalam satu kalimat, di posisi subjek, objek, atau yang lain. Adapun contoh kata-kata yang berartikel seperti yang telah saya sebutkan di atas sebagai berikut:
RSS Feed
Twitter
02.19
Maalana AG

